Friday, October 9, 2015

HERADATUL H. : HDR



LAPORAN PENDAHULUAN
ASUHAN KEPERAWATAN PADA KLIEN
DENGANHARGA DIRI RENDAH
A.    Diagnosa Keperawatan
Harga diri rendah
B.     Proses terjadinya masalah
a.    Pengertian
             Harga diri rendah adalah perasaan tidak berharga, tidak berarti dan rendah diri yang berkepanjangan akibat evaluasi yang negatif terhadap diri sendiri atau kemampuan diri. Adanya perasaan hilang kepercayaan diri, merasa gagal karena tidak mampu mencapai keinginan sesuai ideal diri (keliat,1998).
             Harga diri kronis adalah evaluasi diri/perasaan tentang diri atau kemampuan diri yang negatif dan dipertahankan dalam waktu yang lama ( Nanda,2005)
b.   Rentang Respon
 


     Adaptif                                                                                 Maladaptif
 

aktualisasiKonsep HDRKerancuanDepresionalisasi
     diri                   Diri +                                 identitas                         


c.    Faktor Predisposisi dan Presipitasi
Ø Faktor Predisposisi
Faktor predisposisi terjadinya harga diri rendah kronis adalah penolakan orang tua yang tak realistik, kegagalan berulang kali, kurang mempunyai tanggung jawab personal, ketergantungan pada orang lain, ideal diri yang tak realistis.
Ø Faktor Presipitasi
Faktor prepitasinya adalah hilangnya sebagian anggota tubuh, berubahnya penampilan atau bentuk tubuh, mengalami kegagalan, serta menurunnya produktifitas. Gangguan konsep diri : harga diri rendah konis ini dapat terjadi secara situasional maupun kronik.
d.   Klasifikasi
1)   Situasional, yaitu terjadi trauma yang tiba-tiba, misalnya harus operasi, kecelakaan, dicerai suami, putus sekolah, putus hubungan kerja, perasaan malu karena sesuatu (korban perkosaan, dituduh KKN, dipenjara tiba-tiba).
·      Privacy yang kurang diperhatikan, misalnya: pemeriksaan fisik yang sembarangan, pemasangan alat yang tidak sopan (pencukuran pubis, pemasangan kateter, pemeriksaan perineal).
·      Harapan akan struktur, bentuk dan fungsi tubuh yang tidak tercapai karena dirawat/sakit/penyakit.
·      Perlakuan petugas kesehatan yang tidak menghargai, misalnya berbagai pemeriksaan dilakukan tanpa penjelasan, berbagai tindakan tanpa persetujuan.
Kondisi ini banyak ditemukan pada klien dengan gangguan fisik.
2)   Kronik, yaitu perasaan negatif terhadap diri telah belangsung lama, yaitu sebelum sakit/dirawat. Klien ini mempunyai cara berfikir yang negatif. Kejadian sakit dan dirawat akan menambah persepsi negatif terhadap dirinya. Kondisi ini mengakibatkan respon yang maladaptif. Kondisi ini dapat ditemukan pada klien gangguan fisik yang kronis atau pada klien gangguan jiwa.
e.    Mekanisme Koping
Jangka Pendek
Jangka Panjang
a.    Kegiatan yang dilakukan untuk lari sementara dari krisis: pemakaian obat-obatan, kerja keras, nonton tv terus menerus
a.       Menutup identitas: terlalu cepat mengadopsi identitas yang disenangi dari orang-orang yang berarti, tanpa mengindahkan hasrat, aspirasi atau potensi diri sendiri.
b.    Kegiatan mengganti identitas sementara: (ikut kelompok sosial, keagamaan, politik)
b.      Identitas negatif: asumsi yang bertentangan dengan nilai dan harapan masyarakat
c.    Kegiatan yang memberi dukungan sementara: (kompetisi olah raga, kontes popularitas )

d.   Kegiatan mencoba menghilangkan anti identitas sementara: (penyalahgunaan obat-obat)





f.     Pohon Masalah
Risiko tinggi perilaku kekerasan

Perubahan persepsi sensori : halusinasi
Effects
 
                  Isolasi Sosial
Core Problem
 
               HDR kronis
Causa
 
Koping individu tidak efektif

C.    Masalah / Dignosa Keperawatn yang muncul (perlu dikaji)
No
Diagnosa Keperawatan
Deskripsi
Data Mayor
Data Minor
1
Gangguan konsep diri: Harga Diri Rendah
Ide, pikiran, perasaan yang negatif tentang diri
Subyektif:
·   Mengeluh hidup tidak bermakna
·   Tidak memiliki kelebihan apapun
·   Merasa jelek

Obyektif:
·   Kontak mata kurang
·   Tidak berinisiatif berinteraksi dengan orang lain
Subyektif:
·  Mengatakan malas
·  Putus asa
·  Ingin mati

Obyektif:
·  Tampak malas-malasan
·  Produktivitas menurun

D.    Diagnosa Keperawatan
Gangguan Konsep Diri: Harga Diri Rendah

No comments:

Post a Comment